RSS

Karpet Bunga Terbesar di Dunia

Mon, Aug 4, 2008

Uncategorized

Berita Dari : Manado Post

TOMOHON— Salut untuk Panitia Pelaksana Tomohon Flower Festival (TFF). Setelah mencetak rekor Muri rangkaian bunga mary gold terpanjang pada pelaksanaan Tournament Of Flower (TOF), Kamis (3/7) lalu, Minggu (6/7) kemarin giliran karpet bunga berukuran raksasa yang menyita perhatian banyak kalangan.

Bahkan karpet bunga yang didesain seperti logo TFF itu, tidak hanya masuk Muri, melainkan bisa Guinnes World Records. Sebab Panpel mengklaim, karpet bunga yang dipajang di lapangan sepak bola Rindam Kelurahan Kakaskasen III Kecamatan Tomohon Utara itu, adalah karpet bunga terbesar di Dunia.

Menurut Ketua Panpel TFF Drs Johny Mambu MSi, selama ini karpet bunga terbesar dan terkenal terdapat Kota Amsterdam, Belanda. Ukuran karpet bunganya hanya 50 x 50 meter. Sementara yang diracik di Tomohon, ukurannya mencapai 50 x 80 meter.
”Pihak Muri sedah mengusulkan kepada kami untuk mencatatkannya dalam Guinness World Records,” ujar Mambu.
“Kriteria penilaiannya untuk masuk dalam guinnes world records memang kita belum tahu benar. Tapi kalau dari sisi ukuran, yang kita buat ini jauh lebih besar dari yang ada di Amsterdam Belanda,” tambah Mambu yakin.

Karpet bunga raksasa yang dilingkari puluhan fload (kendaraan hias) ini, dikerjakan dalam tempo sekitar 12 jam, dengan menggunakan 500-an tenaga kerja. Pada hari Sabtu (5/7), pembuat karpet didominasi PNS yang ada di jajaran Pemkot Tomohon. Tapi pada minggu dini hari, selain petani bunga yang jadi sukarelawan peracik karpet bunga, Panpel juga mempekerjakan puluhan tenaga kerja upahan.

“Sekitar jam 12 malam, so banyak kasiang PNS yang menyerah. Makanya Panitia datangkan orang kerja dari sejumlah kelurahan untuk membantu agar karpet bunga cepat selesai,” aku seorang personil Panpel kepada koran ini, kemarin.
Menurut Sekretaris Panpel TFF Ir Laurens Bulo MSi, untuk meracik karpet bunga dengan ukuran 50 x 80 meter tersebut, Panpel memakai hampir 6-7 juta kuntum bunga. Sementara bunga yang dipakai ada beberapa jenis seperti Mary Gold, Krisan, dan Aster.
Soal pembuatan karpet bunga raksasa tersebut, Wali Kota Tomohon Jefferson Rumajar SE mengatakan bahwa itu adalah bentuk tindak lanjut Pemkot dalam memanfaatkan semua bunga petani yang masih tersisa setelah pagelaran TOF.

Tapi, bunga yang dibeli Pemkot menurut Rumajar, adalah bunga yang benar-benar ditanam. Bukan apa-apa. Mary Gold misalnya, adalah jenis bunga yang bisa tumbuh di mana saja, tanpa perlakuan khusus seperti Krisan dan Aster.
“Yang tumbuh liar kita tidak beli. Intinya, yang kita beli sebenarnya bukan bunga, tapi pengorbanan petani yang sudah menanam bunga guna mensukseskan pelaksanaan TFF,” tandas Rumajar. (lee)

This post was written by:

SuperBejo - who has written 1784 posts on BroerWenang.


Leave a Reply